Foto - House Warming DIP-1962


Selamatan  Rumah Baru DIP-1962


Pada 1962, setelah selesai dari penugasan Atase Militer di Jerman, Kolonel DI.P, ditugaskan oleh Men Pang.AD  A.Yani sebagai Asisten Logistik Mabes AD (Markas Besar Angkatan Darat) di Jakarta Pusat. Pada 1962 DI.P selesai membangun rumah di jalan Hasanuddin , Kebayoran, Jakarta Selatan.

Pada tahu 1962 kebayoran masih sepi dan bahkan Blok, M masih dapat terlihat dari rumah DI.P. Bangunan Mall dan Jalan layang belum ada di Kebayoran, semuanya masih lapangan hijau dan jalan jalan kecil. 

Saat selamatan rumah tersebut, 3 (tiga) dari Pahlawan Nasional yang gugur bersama DI.P pada 1965 hadir yaitu: 
  • Let.Jen. A.Yani, 
  • May.Jen Sutoyo Siswomiharjo dan 
  • May.Jen S.Parman. 


Selain itu para star SUAD (Staf Umum Angkatan Darat) dari Mabes turut hadir.


Bawah:
Let.Jen A.Yani berdiri memberikan kata sambutan pada selamatan rumah Kol. DI.P, Jakarta 1962


Bawah:
Brig.Jen. Sutoyo (Kiri) dan Brig.Jen S.Parman (Kanan) terlihat mengisi buku tamu di rumah baru Kolonel DI.P. 1962. Keduanya bersama DI.P terbunuh pada 1965.



Bawah:
Kol. M.Panggabean, (no.2 dari kanan) adalah adik ipar dari Kol. DI.P. 
M.Panggabean selanjutnya menjadi KASD / Pangkopkamtib 1967, dan MenHanKam/ Panglima TNI 1973.


Bawah:
Kol. Sumitro, (kiri) adalah Komandan Pusat Infantri 1962 dan selanjutnya Pangkopkamtib 1974. Keduanya dekat, rumah Sumitro tidak jauh dari DI.P. 



Bawah:
DI.P memegang gitar, berfoto bersama para staf dari Markas Besar Angkatan Darat 1962.



Bawah:
Anak anak DI.P di depan rumah. Katrin (paling kiri) dan Masya (paling kanan), 1962






Bawah:
Anak anak DI.P sebagai penerima tamu. Salomo/Omo (kiri), Tuti (tengah) dan Hotmangaraja/Oce (Kanan)


Bawah:
DI.P (Kanan) menyaksikan anak anak menerima tamu. Pagar rumah belum selesai maih dari seng, terlihat di latar belakang.


Bawah:
Masya , putri DI.P menerima tamu. Terlihat pagar depan rumah belum selesai.



Bawah:
Albert Naiborhu 1962 (kiri bermain gitar), adalah keponakan DI.P yang tewas ditembak di rumah DI.P pada 1965. Saat itu Albert adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi - Universitas Indonesia.



Bawah:
Para ibu ibu dari Markas Besar TNI-AD 1962




Bawah:
Mertua DI.P hadir pada selamatan rumah,
Jansen Tambunan (kiri) dan istri, Lucia boru Hutapea, 1962






Bawah:
Masya (Alm.), putri no.2 dari DI.P,  duduk paling kanan, bersama ibu ibu dari Mabes AD, 1962.
Masya meninggal dunia pada 2005







5 komentar:

  1. Sedih!..melihat dokumentasi diatas ini :( !.

    ohya saya sempat kaget bila Masya telah meninggal pada tahun 2005..kalua boleh tahu, beliau meniggal karena apa?..apa karena sakit?..dan apa sempat berumah tangga?..terima kasih

    BalasHapus

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.